MMC Gelar Seminar Defamasi dan Peluncuran Buku

Ambon- Wartawan harus lebih meningkatkan profesionalisme kewartawanannya dalam menghadapi berbagai persoalan baik secara internal ataupun maupun kelembagaan dan harus memahami UU Pers.

Menyikapi Persoalan itu, Maluku Media Centre (MMC) menggelar seminar sehari membahas berbagai persoalan defamasi antara kriminalitas dan ketidakpahaman kasus jurnalis Maluku.

Kegiatan melibatkan narasumber dari, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Kapolda Maluku, MMC dan Pimpinan Redaksi Harian Pagi Suara Maluku dan Radar Ambon yang berlangsung di ruang Sirimau Hotel Amans, Sabtu (17/1). Kegiatan ini dilanjutkan dengan peluncuran dua buku oleh MMC.

Manager Program MMC M. Yani Kubangun mengawali seminar mengatakan, terjalin program ini atas kerjasama MMC dengan Free Voice, yang sebelumnya sudah melakukan survei kurang lebih tiga bulan untuk melakukan pendataan dan penyelesaiannya selama dua minggu. Ini juga merupakan proyek MMC namun diselesaikan oleh AJI.

Mengawali pembukaan seminar oleh Ketua Komite Pengarah Din Kelilauw mengatakan, MMC dalam kiprahnya di Maluku telah banyak memberikan sumbangsih besar bagi insan pers di Maluku, melalui berbagai kegiatan pelatihan yang sudah pernah dilakukannya. MMC merupakan lembaga yang berbeda dengan lembaga pers lainnya, dan program-program yang dilakukan MMC hanya semata-mata ingin mebangun pers di Maluku secara profesional dan lebih baik.

Secara pribadinya, dirinya merasa bangga dan berharap MMC kedepan tampil lebih profesional dalam melakukan kajian-kajian bagi teman pers di Maluku, sedangkan menyangkut dengan berbagai kasus pencemaran nama baik pers Maluku dapat dihindari.

Selengkapnya.........

Maluku Media Centre (MMC) awalnya adalah forum yang dibentuk untuk memfasilitasi dan mempertemukan jurnalis dari komunitas Islam-Kristen di Maluku setelah konflik Ambon pecah pada tahun 1999. Konflik menyebabkan jurnalis dari dua komunitas agama menjadi terkotak-kotak karena adanya segregasi wilayah.

Dimana pun, kerja jurnalistik selalu menempatkan prinsip cover both side dalam peliputan sebagai prinsip utama. Dan pengabdian jurnalistik dipertaruhkan pada pembelaan nilai-nilai kemanusiaan. Namun, ditengah konflik, prinsip-prinsip itu ternyata tak mudah dijalankan.

Di Ambon misalnya, jurnalis ternyata kesulitan menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik. Jurnalis yang beragama Islam kesulitan melakukan liputan dan menerapkan mekanisme cross chek informasi terhadap wilayah konflik yang penduduknya mayoritas beragama Kristen. Demikian juga jurnalis yang beragama Kristen kesulitan mendapatkan akses informasi dari pihak yang beragama Islam. Akibatnya, jurnalis terimbas suasana konflik, menjadi terkotak-kotak. Komunikasi antar jurnalis menjadi bias konflik. Solidaritas jurnalis pun retak.

Selengkapnya.........

MMC Galang Solidaritas Pers Untuk Asmaradhana

Laporan: M. Azis Tunny

Demokrasi di Indonesia kembali terancam. Kebebasan pers yang menjadi salah satu instrumen sebuah negara demokrasi kini berada pada titik kulminasi karena esensi kemerdekaan pers dan kebebasan memperoleh informasi sebagaimana dijamin dalam Pasal 28 Amandemen Kedua Konstitusi (UUD) 1945 belum sepenuhnya terwujud di negeri ini.

Setidaknya, kondisi itu dapat kita lihat dalam kasus salah satu wartawan di Makassar, Jupri Asmaradhana, yang dijadikan tersangka oleh Kapolda Sulawesi Selatan Barat Irjen Polisi Sisno Adiwinoto. Dalam beberapa kali kesemptan, secara terbuka, Sisno mengemukakan kalau wartawan bisa dipidanakan tanpa harus menggunakan hak jawab terlebih dahulu. Menafikkan UU Pers memang sungguh ironi untuk sosok seorang Sisno yang pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Humas di Mabes Polri. Jabatan yang kerap bersentuhan dengan kerja-kerja pers di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan kepolisian di Mabes Polri.

Selengkapnya........

Dunia Wartawan, Ironi Sebuah Profesi

Oleh: Abdullah Khusairi

Wartawan hidup dalam ketakutan abadi akan kehilangan berita besar sehingga mereka jarang di hukum… Membuang waktu seorang wartawan selama lima menit masih dimaafkan. Kehilangan sebuah berita utama , itu baru dosa besar. (Dan Brown, Angels & Demons - Pocket Books, New York, 2006)

Seorang sarjana tiba-tiba menjadi wartawan —Sebuah kecelakaan sejarah di negeri yang susah mencari pekerjaan layak! Dalam penugasannya, ia mendapat wawancara eklusive. Ia bangga karenanya. Sebuah pekerjaan yang baru saja akan melambungkan namanya lewat karya jurnalistik.

Selengkapnya.........

Sekilas Maluku
Headline Hari ini (Jumat, 20 Maret 2009) :

Suara Maluku :

 
Siwalima :
 
Semua Surat Suara Calon DPRD Provinsi Dapil SBT Rusak

Ambon - Kerusakan surat suara calon anggota DPD, DPR dan DPRD ternyata tidak saja terjadi di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Buru dan Seram Bagian Barat (SSS). Kendati belum ada laporan resmi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku mencatat terjadi kerusakan surat suara yang cukup banyak di KPU-KPU se-Maluku. Yang rnengejutkan, terjadi di daerah pemilihan (dapil) SST. Tercatat sernua surat suara calon anggota DPRD Provinsi di KPU Seram Bagian Timur (SST) rusak.

Baca Selengkapnya............

Sejumlah Daerah Kekurangan Surat Suara, Pemilu di Maluku Bakal Tertunda

Ambon, Siwalima,

Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif di Provinsi Maluku bakal tertunda yang disebabkan hingga saat ini sejumlah daerah masih rnengalami kekurangan surat suara.

Bahkan hingga 19 hari sebelum pelaksanaan Pemilu, temyata belum seluruh logistik didistribusikan secara tuntas, padahal scjurnlah wilayah di Provinsi Maluku sering terkendala kondisi gcografis wilayah.

Selengkapnya.............

Marinyo :
 
Ambon Ekspres :
 
Proyek P2T Unpatti Tak Sesuai Kontrak

Ambon,

Sekretaris Panitia Pengadaan Barang Proyek Pemgembangan Perguruan Tinggi (P2T) Universitas Pattimura (Unpati). Johanis Haumahu mengatakan, proyek P2T tahun 2001 dilakukan tidak sesuai deugan kontrak.

Pasalnya, berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 18 tahun 2002, proyek tersebut harus dilakukun rnelalui proses tender namun yang terjadi proyek tersebut dilakukan tanpa melalui tender melainkan penunjukan langsung, sesuai dengan perintah Pimpinan Proyek, Wolter Tomasoa.

Selengkapnya............

Gubernur Bakal Turun Arena, lzin Mendagri Sudah Ada

Ambon, AE,

Dipastikan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalau bakal turun arena kampanye untuk memperkuat posisi pcrolehan suara Partai Demokrasi Indoriesiu Perjuangan (PDIP) Maluku dalam kampanye legislatif tahun ini. lzin Ketua DPD PDIP Maluku ini telah diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Matdiyunto bcrsama pejabat publik Iainnya yang sama-sama mengajukan cuti kampanye.

Selengkapnya............

Radar Ambon :
 
Titah Siwalima :
 
Caleg PBR Diproses Berpolitik Uang

Ambon - Tim Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Ambon, bekerja ekstra selama proses kampanye. Buktinya, tim gabungan ini mulai mernproses' dugaan politik uang yang dilakukan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Maluku, Irfin Latuconsina.

Selengkapnya.............

Soal Kelistrikan Jelang Pemilu, KPU Maluku akan Bicarakan dengan Pimpinan PLN

Ambon TS - Semakin dekatnya perhelatan demokrasi lima tahunan (Pemilihan Umum) menyebabkan berbagai pihak maupun instansi sudah mulai melakukan pembenahan kepada hal tersebut. Sayangnya, disaat semua pihak mulai melakukan pernbenahannya, justru masalah kelistrikan di Kota Ambon kembali rnenjadi pengganggu lancarnya agenda politik nasional itu.

Selengkapnya.............

 
 
 
 
Maluku Media Centre
Jln. Sedap Malam, No.18
Telp/Fax : 0911- 341605 , AMBON - MALUKU
Created By : Didi Prasetyo 2008